6haridiBali (19) CAAAKKK! Tari Kecak

6haridibali431

Horeeee! Kayanya bakalan bagus ya sunsetnya.

Belum bisa dibilang halal jalan-jalan ke Bali tanpa menonton Tari Kecak. Saya pun mewajibkan diri pergi ke Pura Luhur Uluwatu. Di Uluwatu terkenal dengan sunset superb. Beruntungnya juga, matahari sedang menggila panasnya. Saya percaya, senjanya pun akan 10.000.000% sempurna dan sudah terbayang hasil foto, tarian kecak dan sunset. Pasti keren ya. SOOKK!!!

Mungkin karena saya terlalu pede, di mulainya pertunjukan, matahari langsung nyungsep di balik awan. Tidak ada senja sempurna seperti di foto-foto NATGEO. Uluwatu mendadak burem sementara pertunjukan tetap dimulai. Akhirnya, saya mengabadikan apa adanya. Tanpa cahaya lebay dari senja.

Saya juga tidak akan menceritakan plot Tari Kecak, karena saya percaya, semua sudah tahu dan bisa jadi semua yang pernah menonton Tari Kecak, telah menuliskan plotnya di blog. Saya saja yang terlalu telat menonton. Ya nggak sih?

Saya hanya akan menambahkan dari berbagai sumber di internet, bahwa Tari Kecak bukanlah tarian β€œASLI” agama Hindu atau pun tarian yang lahir bukan dari agama atau pun budaya atau pun ritual. Tari Kecak merupakan ciptaan seorang penari Bali, yaitu Wayan Limbak dan pelukis Jerman, Walter Spies. Mereka menciptakan Tari Kecak yang merupakan hasil dari racikan atau adaptasi atau pun pengembangan dari RITUAL SANGHYANG. Sementara kalau dibaca lebih dalam, Ritual Sanghyang merupakan ritual keagamaan warisan budaya Pra-Hindu yang dimaksudkan untuk menolak bala. Biasanya, TARI SANGHYANG dilakukan dalam kondisi trance dalam bahasa meditasi atau kesurupan dalam bahasa kebudayaan mistis.

Sementara, kalau Tari Kecak, menurut kesimpulan saya, itu hanya sekedar tarian modern dan unsur mistisnya atau pun kesurupannya masih boleh dipertanyakan. Sebab pada akhirnya, tarian ini hanya dijadikan sebagai pertunjukan untuk menghibur penonton dan menghasilkan uang.

Β Sebagai penutup, saya pamer foto-fotonya boleh? Yuk!

 

6haridibali433

Sedia payung sebelum panas. Asli deh itu mataharinya gede dan sunsetnya pasti bagus!

6haridibali439

Belajar dulu ya flow ceritanya.

6haridibali438

Upil sudah kering kejemur nih mam!

6haridibali434

Tempat duduk mulai penuh. Penonton mulai berdatangan. Mataharinya masih optimis.

6haridibali441

Ikutan belajar flow nih anak.

6haridibali444

Serius membaca.

6haridibali442

Ayo! Ayo! Jangan telat.

6haridibali440

Acara siap-siap dimulai.

6haridibali446

Didoain dulu sebelum dimulai.

6haridibali449

Penonton sudah penuh!

6haridibali447

Mataharinya mulai hilang di balik awan. Oh noooo!

6haridibali445

Petugas mengatur penonton yang belum kebagian tempat duduk.

6haridibali451

YES! Acara pun dimulai. Sunsetnya mulai redup. Kacau!

6haridibali450

Yah! Sunsetnya pecah. Suasana langsung dingin. Acara pun sudah dimulai.

6haridibali452

Penari dan kamera pun ikutan menari. GOYANG MANGGG!

6haridibali455

CAKKK! CAK CAK CAK! Pengen sih belajar nari kecak.

6haridibali453

6haridibali454

6haridibali456

Dua penari imut ini gemesin banget ya:p

6haridibali457

Onyet pecicilan ke sana ke mari.

6haridibali458

Rahwana sedang melawak.

6haridibali459

Onyet diikat dan mau dibakar nih kayanya:p

6haridibali460

Tuh bener kan, onyetnya dibakar.

6haridibali461

Nggak lama kemudian onyetnya ngacak-ngacak api. Penonton loncat-loncat ketakutan. Hihihih!

 

 

“sonofmountmalang”

Advertisements

4 thoughts on “6haridiBali (19) CAAAKKK! Tari Kecak

komen sebagian dari blogging!:))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s