Flying Pig alias Babi Terbang Sunter, Kuliner Super Enak Khusus Penggila Babik!

Bagi sebagian golongan, babi itu haram. Bagi sebagian golongan lagi, babi itu halal. Bagi saya, babi itu binatang berkaki empat dan sering menjadi sumber cerita sebelum tidur buat orang-orang di rumah. Karena apa? Karena kehidupan di kaki Gunung Malang tidak pernah jauh dari konflik antara manusia dan babi. Di sana sudah bisa dibilang, musuh bebuyutan sejak jaman nenek moyang saya.

Tapi, itu babi hutan, babi berwarna hitam dan menyeramkan. Berbeda dengan BABI TERBANG alias FLYING PIG di Sunter. Itu babi pink lemah lembut dan menjadi santapan golongan penghalal makanan sejenis babi-babian.

Penasaran dengan tempatnya, juga dengan rasanya kaya apa apa sih rasa-rasanya kulineran babi itu. Apakah rasanya kaya babi atau malahan kaya sapi. Untuk menjawab rasa penasaran, masuklah ke restoran Flying Pig Sunter. Tempat gede dan tidak begitu ramai. Well, ya jualan babi kan yang makan itu segmented. Saya saja yang tidak suka makan babi dan mengenal konsep haram, penasaran iseng mau makan. Hahahah!

Menunya buanyak. Hampir semuanya mengandung babi. Ya iyalah! Namanya aja Flying Pig. Kalau ada menu kambing, itu pengkhianatan bagi babi-babi yang telah berkorban disembelih. Jadi, karena hampir semua mengandung babi dan tidak ada babi yang halal, saya putuskan memesan PORK KNUCK CHEESE. Ya, minimal babinya mengandung cheese alias ada unsur sapi-sapinyalah. Nggak 100% haram kaann. Hahaha!

20170921_152341

PORK KNUCK CHEESE. Kenyang nggak tuh liatnya.

Sementara yang lainnya memesan makanan di kuali. Kaya bawa kaum obelix saja ya makan di Flying Pig ini. Makan saja di kuali. Minumnya jangan-jangan di ember.

Nah fokus ke PORK KNUCK CHEESE. Saya pikir hanya satu paha saja. Cukup untuk satu orang. Ketika datang, ya saaallaamm! Itu paha babinya ada tiga. Gimana makannya kalau tiga potong paha babi. Satu saja sudah kenyang melihatnya. Ini tiga sekaligus! Duh ampunnn. Perut saya sudah buncit. Tetapi apa daya kan, makanan sudah dipesan. PORK KNUCK CHEESE sudah menunggu di meja untuk dibumihanguskan. Pelan-pelan namun pasti, saya memakan PORK KNUCK CHEESE. Hmmm…! Gimana ya jelasinnya. Ini kan babi ya. Saya tidak suka babi. Tapi saya harus menjelaskan enaknya babi ini. Hahaha!

Jadi si babi Flying Pig ini, bagian luarnya garing, bagian dalam lembut dan sekali tarik, dagingnya terlepas dari tulangnya. Enaknya ketika makan itu dua porsi sambal matah langsung disiram ke atas PORK KNUCK CHEESE. Dijamin kepedesan. Itu juga trik saya untuk menghindari ketidaksukaan sama babi. Disarukan dengan pedasnya sambal dan gurih asinnya cheese. Alesaaann aja ya. Makan babi aja ribet.

Saran saya, kalau kalian ke Flying Pig di Sunter dan memesan PORK KNUCK CHEESE, pesanlah satu porsi untuk makan berdua. Kecuali perutnya terbuat dari gentong, satu porsi dilahap sendiri juga bisa.

20170922_070052

Harga ideal untuk makan berenam di sini yah. Sekalian kan tuh bisa cek alamat Flying Pig.

Gimana? Masih mau makan babi? Nggak takut haram? Ya udah, cobalah kuliner super enak di sunter, si Flying Pig alias Babi Terbang. Langsung saya kasih arahan jalannya nih. Baik kan.

“sonofmountmalang”

Advertisements

komen sebagian dari blogging!:))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s