Kemping Murah Meriah di Panorama Alam Camping Ground Taman Wisata Gunung Salak – Halimun

20171209_131057

Panorama Alam Kemping Taman Wiata Gunung Salak – Halimun.

Setelah lama tidak melakukan kemping, akhirnya kembali melakukannya. Banyak pertimbangan tempat kemping sebelum akhirnya memutuskan di Panorama Alam. Pertamanya mau kemping di Bravo Camp Cidahu, tidak jadi, karena harus berjalan kaki dari lokasi parkir ke lokasi kemping itu sekitar 15 menit melewati jalanan setapak dan saya membawa opah-opah serta omah-omah plus barang-barang. Jadinya gagal di Bravo Camp yang secara harga lumayan berharga, sekitar 300.000/orang/malam atau kamping mandiri 75.000/orang/malam. Eliminasi ya. Next time kalau barengan orang dewasa saja ke sininya.

Pilihan kedua, kemping di Situ Cileunca, Pengalengan, Bandung. Lebih jauh lagi dengan harga kempingan per malam per orang itu sekitar 215.000 rupiah. Gagal juga, karena opah omahnya nggak mau jauh-jauh.

Pilihan ketiga, Glamping di Pondok Rasamala, Gunung Bunder. Seharga 5.000.000/2 malam/6 orang. Gagal juga. Karena, katanya kemahalan. Opah-omah maunya yang murah meriah saja.

Ya, sudahlah. Kita cari-cari di Gunung Bunder alias Taman Wisata Halimun Salak saja ya. Maka, ketemulah banyak sekali tempat kemping mandiri di sepanjang jalan hutan Gunung Bunder ini. Pilihan saya jatuh ke Panorama Alam Camping Ground. Panorama Alam sendiri kalau cek di google map saat berada di Gunung Bunder, itu ada tiga lokasi berbeda. Ada di sebelum Curug Cigamea, kemudian ada sebelum Curug Kondang dan ada satu lagi posisinya di dekat parkiran Curug Pangeran. Disebut Panorama Alam, dimungkinkan pemandangan ketiga lokasi ini memang mengarah ke kota Bogor. Begitu pun dengan Panorama Alam Camping Ground yang saya datangi. Harusnya ada pemandangan ke arah kota Bogor, hanya saja lokasi di atas penuh, saya diarahkan ke lokasi di bawah, nyaris tidak ada pemandangan ke kota Bogor. Terhalang pepohonan dan lokasinya kurang di puncak. Kurang begitu asik kalau dipikir-pikir. Tadinya bisa membayangkan malam-malam kemping bisa melihat city light. Hal ini terjadi ketika kemping di Papandayan Camping Ground, nyaris tidak bisa melihat kota Garut karena salah spot. Apalagi di Cibodas atau di Ciwidey. Sama sekali nggak bisa melihat pemandangan apa-apa saat malam hari. Oh ya, next kempingan, objective-nya adalah, tengah malam, ketika keluar tenda, bisa melihat landscape city light.

Nah, karena biasanya kalau kemping mandiri itu saya bawa semuanya sendiri dan hanya sewa ground serta tiket masuk plus listrik kalau ada plus kayu bakar untuk api unggun, maka kali ini saya sudah kepalang tanggung sewa tenda dome khusus untuk 6 orang. Sementara tenda saya untuk 4 orang. Memang sengaja menyewa tenda dome besar karena rencana opah omah mau iseng ikutan kemping mandiri. Rupanya, opah omah menggagalkan di H-4 karena ada acara bersama warga di lingkungan. Ya, sudahlah yah, dapat tenda besar dan hanya berempat jadinya.

Lokasi Panorama Alam Camping Ground berada di sebelum Curug Kondang dan termasuk susah dicari. Plangnya sudah tidak terbaca dan jalannya cukup untuk satu mobil. Jarak titik kemping pertama tidak jauh dari pintu gerbang. Sekitar 500 meteran dan posisi kedua berada di atas. Sayangnya, di atas sudah penuh dan kebetulan dipenuhi oleh anak UNJ, jadi kalau pun memaksakan, pasti mereka akan gedubrakan kempingnya, hura-hura sampai larut malam dan jurit subuh buta. Kelarlah acara kemping damai bareng anak umur 3 tahun kan. Akhirnya memutuskan tidak masalah kemping di bawah dan hanya kami berempat saja alias satu tenda saja yang kemping di lokasi pertama ini. Which is fine lah. Selama tidak ada orang jahat yang iseng nyamperin. Karena pun saya sudah bertanya berkali-kali ke Pak Agung, sang penjaga kempingan, katanya, AMMAAANNNN! Baiklahhh! Mari kita kemping!

Jadi, gimana kemping di Panorama Alam Camping Ground? Lokasi okehlah buat pemula. Lapangan luas buat anak melampiaskan energi bermain bola, ke air terjun cukup dekat. Dekat ke Curug Kondang, ke Balong Endah dan Curug Pangeran. Toilet cukup bersih. Bisa nge-charge dan lampu tersedia untuk penerangan malam. Bisa masak di saung sebagai dapur umum jika tidak ingin masak di depan tenda. Air bersih mengalir tidak harus bayar kaya di Kampung Cai Rancaupas. Api unggun disediain dan penjaganya, Pak Agung, asik orangnya plus ramah. Cuma satu kelemahannya, tenda dome yang saya pakai kondisinya kurang bagus, lembab, bocor dan kurang nyaman. Makanya, saya tambahkan fly sheet buat jaga-jaga kalau bocor. Selebihnya, buat kempingers pemula kaya saya, masih di batas nyamanlah. Udara sejuk dan suasana hening.

Total uang yang dikeluarkan untuk sewa tenda, kemping 4 orang, api unggun, listrik, lampu dan tiket ke air terjun itu total 400.000 rupiah. Kalau membawa tenda sendiri, jauh lebih murah. Dan sebaiknya, kalau kalian punya tenda sendiri, memang lebih baik dibawa saja. Kesalahan saya, kali ini, sewa tenda dan kemudian tenda milik sendiri tidak bawah. Biasanya saya bawa-bawa. Kali ini kepedean saja sih. Hahaha. Tapi ga apa-apa untungnya, karena malamnya tidak hujan dan Pak Agung sudah memberikan tambahan atap untuk mengantisipasi jika hujan besar. Hanya saja kan tendanya jadi nggak cantik kalau difoto. Taa elahhh! Hahahaha! Dan, fly sheet saya juga nampak nggak cantik. Jadinya bertenda kaya dapur umuuuummm. Wkkwkwkwkw!

Tapi overall, saya puas, terlebih anak saya, yang doyannya main air dan bisa lari-larian di lapangan luas. Kemudian, pertanyaannya, apakah saya akan balik lagi ke Panorama Alam Camping Ground? Belum tentu, karena masih banyak lokasi kemping yang harus dikunjungi. Tidak hanya di sekitaran Gunung Bunder, tetapi di gunung-gunung lain dan di kaki gunung dan di kebun teh, yang siap dikunjungi dan dikempingin.

Apa dan di mana kira-kira lokasi kemping selanjutnya? Kita tunggu saja yah!

Item kempingan yang dibawa:

• Sebox alat masak, mulai dari wajan sampai kompor, bumbu, piring dan teman-temannya • Coolbox isi ikan, daging dan ayam • Flysheet dan seperangkat alat bakar-bakaran • Seperangkat alat tidur, mulai dari selimut sampai bantal. Biasanya saya bawa kasur pompa, kali ini tidak, lumayan ribet soalnya • Selebihnya bisa dilihat keseruan foto-foto kemping di sini yuuukk!

 

IMG_0820

Box perlengkapan masak dan bumbu-bumbu. Beras, spaheti, jagung, roti tawar, panci, wajan, piring, sabun cuci, kopi, bumbu pasto, lada, garam, rosemary, tepung bumbu sasa, pisang tanduk, keju, tuna kaleng, kompo portabel, kastrol, srikaya dan lain-lainnya.

IMG_0821

Masak nasi liwet di kastrol khas Sunda.

20171209_142851

Bucket gril bisa dibawa kemana saja dan dipindahin kapan saja. Harganya lumayan lah sekitar 400.000. Bisa beli di sini.

20171209_192317

Beghhh! Kempingan mewah.

20171209_141309

IMG_1041

Balong Endah.

IMG_0862

Ngopi di alam pakai Bialetti MOKAPOT.

IMG_0826

Siap goreng-goreng.

IMG_0973

20171209_122417

Panorama Alam Bogor.

IMG_0899

Ngeteh santai.

IMG_0906

Dijamin enak ini.

20171209_191122

Steak wagyu ala ala.

IMG_085420171209_165422

IMG_0946

Saatnya tidur.

IMG_0819

Bucket grill sudah diisi briket.

IMG_0835

Si bolang Virgil sedang menggiling kopi.

IMG_097620171210_094748IMG_0967IMG_0853

IMG_0832

Teh panas ready 24 jam!

IMG_0885IMG_0883IMG_1058IMG_0970

20171209_191632

Seee! Tra raanggg!

IMG_097420171209_16542620171210_085443IMG_086720171210_094307

IMG_0886

Da

IMG_1085

20171209_214141

Main kartu yuk!

IMG_1160

Ikan saba gril.

20171209_160135IMG_1156IMG_1146IMG_0994IMG_0995IMG_0954IMG_099320171209_19172920171209_163233IMG_1045

20171209_165417

Meet the super junior master chef !!

IMG_0987IMG_0887IMG_0985IMG_1082

20171210_101051

Nasi goreng ikan saba gril.

IMG_1023IMG_1051IMG_0827

20171209_132304

Tenda dome untuk 6 orang. Harga sewa 200.000/malam.

IMG_0833

Karena bocor, jadinya pakai atap tambahan dan karena hujan, saya pasang fly sheet. Belinya di lazada. Saya beli seharga 360.000. Lebih cocok sih untuk tenda kecil yah.

IMG_0936

Api unggun itu sebagian dari kempingan saat malam sudah tiba.

Nomor telepon: Panorama Alam Camping Ground, Pak Agung +62 857-1079-3979

“sonofmountmalang”

 

Advertisements

komen sebagian dari blogging!:))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s