coffee

PAHITNYA KOPI DARI NEGERI LOROSAE YANG SUDAH MENIKMATI MANISNYA MEMEMERDEKAN DARI INDONESIA!

20180414_164527

Kopi dari negeri Lorosae,  Cafe Timor 100% organic!

Terkadang kita merasa sesuatu dirindukan ketika sesuatu itu terlepas jauh dari kita. Ibu, ayah, adik, kakak, sahabat atau pun pacar. Termasuk wilayah Indonesia. Mungkin ada yang merindukannya jika Timor Leste atau Timor Timur sebelum merdeka, masih menjadi bagian dari Indonesia. Pasti ada yang merindukan itu. Atau jika memang beberapa wilayah Indonesia ditakdirkan tidak bersaudara senegara lagi dan sebagian dari kita memang merasa bahwa wilayah-wilayah itu tidak apa jika merdeka, maka bisa dipastikan tidak ada lagi rindu di antara kita. Semua bisa terjadi jika negara ini masih pusing mengurusi urusan sentralisasi dan melupakan pelosok Indonesia. Mungkin Papua, jika tidak diperhatikan pemerintahan Jokowi yang kerjaannya pencitraan keliling Indonesia untuk membangun infrastruktur di sana sini, kelak akan menuntut merdeka sekuat Timor Timur. Bisa juga terjadi pada wilayah lainnya Indonesia. Sedih nggak sih kalau ternyata suatu saat ketimpangan pembangunan yang masih merajalela dan wilayah-wilayah Indonesia terpinggirkan menuntut merdeka, lalu mendapatkan kemerdekaan?

Anyway, dalam beberapa tulisan blog saya, sering sekali mention soal kemerdekaan wilayah-wilayah kopi SINGLE ORIGIN. Hal ini akhirnya saya rasakan juga ketika salah satu wilayah Indonesia, wilayah di mana matahari pagi lebih dahulu bersinar di belahan bumi Indonesia, dikenal juga dengan julukan Lorosae, yang artinya Matahari Terbit. Karena di tanah paling timurlah cahaya timur di pagi menyapa. Dialah yang dulu kita sebut Timor Timur, dan kini berganti nama menjadi Timor Leste. Mereka sudah merdeka dari Indonesia, dengan getirnya perjuangan dan pahitnya suara perang, akhirnya bisa menikmati manisnya rasa kemerdekaan. Di sinilah juga bersamanya ikut merdeka kopi Single Origin Timor Timur. Biji-biji yang selalu hadir beriring terbitnya matahari pagi. Seperti tarikan napas dan denyut nadi, katanya, begitu lah kopi dan pagi bagi kehidupan di Timor Leste. Tidak bisa dipisahkan. Keduanya telah dipersatukan semesta alam saat penciptaannya untuk menjadi satu zat. Itulah kopi di negeri Timor Leste secangkir semangat untuk memulai hidup dan mungkin juga memulai sebuah perjuangan berat menuju KEMERDEKAAN.

20180414_170331

Manual brew menggunakan mokapot bialetti brikka. Bisa dibeli di sini yang empat cup.

Cukup sampai di situ bicara tentang KOPI LOROSAE, kini saatnya saya mengulas sedikit tentang Café Timor. Salah satu brand kopi di Timor Leste dengan label organic dan 100% arabika. Meruapakan kopi Single Origin Timor Leste dengan rasa lebih getir, disesuaikan dengan karakter wilayahnya, yang memang secara nasib getir. Pun ketika ingin berpisah, dijejali kegetiran. Sejalan dengan rasa kopinya.

Ini hasil oleh-oleh dari seorang pastur dari Timor Leste, Illydio, yang pernah bertugas di Jakarta dan harus kembali ke negaranya. Namun, ia, nampaknya, masih betah tinggal di Indonesia dan berkarya bersama umatnya. Tetapi, apalah daya, harus kembali ke negerinya dan berkarya di sana. Di waktu luangnya, ia datang kembali ke Jakarta dan selalu membawa buah tangan berupa kopi Timor Leste. Biasanya ia membawa beberapa brand kopi khas Timor Leste, kali ini cukup satu brand saja. Meskipun satu, pasokan kopi Timor Leste cukup bisa memenuhi ruang koleksi kopi saya beberapa hari ke depan.

 

Soal rasa, selera. Terlepas dari pack yang kurang bagus. Terbukti ketika dibuka, aroma kopi yang sudah menguap alias sedikit harum yang tercium. Mungkin sudah ada oksigen masuk ke dalam pack-nya. Jadinya secara segarnya rasa khas kopi arabika sedikit kurang keluar. Akhirnya pun Café Timor lebih cocok dibuat untuk KOPI SUSU. Sebab jika diminum pahitan alias hitam, citarasa single origin-nya sudah menguap. Tak apalah. Bagi saya, selama dalam bentuk biji, masih tetap bisa mengeluarkan rasa walau tipis. Untuk lebih menjaganya tetap bertahan di rasa saat dibuka, maka simpanlah rapat di tempat dingin. Kalau saya sih lebih suka disimpan di freezer.

20180414_171747

Simpanlah kopi di freezer atau kulkas untuk lebih menjaga rasa dan aroma.

Semangat mencicipi kopi rasa kemerdekaan, Kopi Lorosae, kopi di mana matahari untuk pertama kalinya pernah menyalakan Indonesia di ujung bagian paling timur. Kini, ia menyalakan dirinya sendiri.

20180414_170742

Kopi susu cafe timor.

20180414_171316

Ibadah ngopi!

20180414_171153

Kopi dan pisang itu kaya orang lagi pacaran.

20180414_171329

Barista cilik.

20180414_170747

Terimalah persembahanku.

20180414_170755

Barista cilik siap minum kopi!

Semangat ngopi!

“sonofmountmalang”

 

 

Advertisements

komen sebagian dari blogging!:))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s