coffee

Wacaco Minipresso, bikin espresso sekaligus olah raga jempol!

20180908_173407-02

Percobaan Wacaco Minipresso dengan empat jenis kopi berbeda.

Banyak reviewer dan seller yang menggembor-gemborkan keampuhan manual espresso praktis satu ini. Brand Hong Kong, Made in China ini mulai diciptakan 2012 dan diproduksi secara komersial tahun 2013. Mulai booming banget di Indonesia beberapa tahun ke belakang. Seiring dengan boomingnya marketplace dan ecommerce di Indonesia yang mempermudah pencarian teknik penyeduhan baru membuat kopi dengan alat-lata terkini.

Sekarang, ada jutaan cara dengan jutaan alat untuk membuat kopi. Salah satunya yang masih heboh di kalangan pengopi kekinian adalah Wacaco Minipresso ini. Saya pun penasaran dibuatnya. Memangnya sebagus apa sih hasilnya. Dengan harga bergerak di 700 ribuan, apakah alat ini layak dibeli? Layak dikoleksi?

Saya pun mencoba Wacaco Minipresso, dengan beberapa jenis kopi berbeda. Kaya apa sih hasilnya?

Setelah dicoba, untuk harga Wacaco Minipresso bergerak di 700 ribuan ini, bagi saya pribadi, lebih memilih Aeropress Attach Fellow plus Micro Paper Filter. Atau, jika ada duit lagi, saya akan lebih memilih flair atau simpresso. Atau, nanti, jika ada kesempatan membandingkan 5 manual espresso tanpa menggunakan api dari kompor, saya akan memilih 5 manual espresso untuk diadu ya.

  1. Flair (Tekanan: 9-16 bar, kapasitas kopi: 16-24 gr, kapasitas air: 65 ml, harga: 2,5 juta)
  2. Levelpresso (Tekanan: 1-9 bar, kapasitas kopi: 17 gr, kapasitas air: 120 ml, harga: 1,4 juta)
  3. Nomad (Tekanan: 10 bar, kapasitas air: 300 ml, harga: 3,9 juta)
  4. Simpresso (Tekanan: 15-19 bar, kapasitas air: 120 ml, harga: 1,2 juta)
  5. Staresso (Tekanan: 15-20 bar, kapasitas kopi: 10 gr, kapasitas air: 100 ml, harga: 725 ribu)

Sementara sambil bermimpi memiliki kelima manual espresso di atas, saya lanjutkan membahas tentang Wacaco Minipresso. Setelah dicoba dengan house blend, single origin dan robusta level bold-nya espresso dari Wacaco Minipresso kurang begitu bold. Walau rasanya tetap enak untuk dinikmati sekali dua kali teguk. Tapi untuk custom rasa, Wacaco Minipresso masih kalah dengan Aeropress with Fellow + Micro Paper Filter. Bicara soal tekanan, Wacaco Minipresso ini hanya 8 bar, untuk kapasitas kopi hanya 7 gram dan air 70 ml. Melebihi itu kopinya, hasilnya akan gagal, tidak bisa keluar espresso-nya. Kenapa? Karena secara tekanan dan kepadatan kopi tidak bisa dicapai dengan Wacaco Minipresso. Kalau kopinya terlalu ditekan untuk menghasilkan espresso lebih pekat, maka dia akan gagal dan bahkan bisa merusak Wacaco Minipresso-nya sendiri.

Saya mencoba dengan dua jenis gilingan berbeda dan kepadatan berbeda.yang dipadatkan biasa saja, sesuai aturan, mengeluarkan hasil sempurna dan jika digiling lebih halus dan sedikit dipadatkan,  Wacaco Minipresso pun jadi ngambek alias tidak mau mengeluarkan espresso-nya. Jadinya, Wacaco Minipresso ini tidak bisa explore terlalu jauh seperti ketika saya bebas mengeksplor rasa kopi dengan Aeropress with Fellow + Micro Paper Filter.

Kesimpulannya, dengan harga Wacaco Minipresso di angka 700 ribuan, saya akan menabung untuk mendapatkan Flair atau Simpresso, yang secara tekanan dan kapasitas kopi masih bisa dieksplor. Walau pun memang agak kurang apple to apple membandingkannya dengan Wacaco Minipresso, tetapi ke semua alat manual espresso berada di area handy espresso atau manual espresso yang bisa dibawa ke mana saja dan membuat espresso di mana saja, selama ada air panas.

Sebenarnya bisa juga sih Wacaco Minipresso di-apple to apple kan dengan alat sejenis yang memiliki tekanan di range 0-10 bar dan kapasitas kopi juga di 7 – 10 gram. Misalnya dengan caflano atau levelpresso  atau prexo yang memiliki range tekanan di bar itu. Sayangnya, saya belum pernah mencoba juga alat itu. Semoga alat-alat itu jatuh dari langit dan menimpa kebon di depan rumah. Jangan diaspal ya, nanti hancur. Hahaha!

Oke, kesimpulannya lagi ya. Layak beli? Ya, masih layak lah. Buat gaya-gayaan dan style ngopi kekinian, kenapa tidak! Buat saya, mimpiin manual espresso yang lain dulu aja ah! Tetap fokus ke flair dan Simpresso.

Oh, catatan kecil saja. Wacaco Minipresso ini bisa dibeli di marketplace kaya Lazada atau tokopedia atau pun ecommerce. Untuk ecommerce harganya lebih pasti dan untuk marketplace macam Lazada banyak yang dinaikin dulu sampai 1 jutaan lebih, baru kemudian didiskon dengan harga yang pada akhirnya lebih mahal dari yang dijual di ecommerce.

Untuk lebih detailnya, saya bikin video ala-ala:))

Selamat ngopeeeeehhhh!

 

“sonofmountmalang”

 

 

 

 

 

 

Advertisements

komen sebagian dari blogging!:))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s