Category: copywriter banci

Copywriter Banci; Toilet Senayan City

Kalau bosan dengan makanan di seputaran kantor, biasanya saya makan siang di Senayan City atau ITC Permata Hijau atau di Puri Indah. Catatan, kalau sudah gajihan ya. Hari itu, saya makan siang di Sensi, Itasuki. Sehabis makan, seperti biasa, karena makan kebanyakan kuah-kuahan dan minum teh, saya berniat […]

Copywriter Banci; Cerita Jimbaran

Ini cerita beberapa bulan lalu ketika saya pergi ke Bali untuk suting iklan rokok. Kebetulan orang-orang dari rumah produksi mengajak makan di Jimbaran. Ini pertama kalinya saya ke Jimbaran. Tempatnya romantis ya. Lilin-lilin, wangi laut, deburan lembut ombak dan pengamen dengan suara merdunya. Saya, teman sekantor, klien dan […]

Copywriter Banci; Kekhilafan Satpam Tea Addict

Siang itu, gerimis lucu menyalak di sekitaran Tea Addict. Parkiran cukup penuh, sehingga harus menggunakan jasa valet. Saya mematikan mesin, turun dan menyerahkan kunci ke satpam yang berjaga. “Terima kasih, pak.” ucapnya saya. “Sama-sama,” katanya sambil menyerahkan nomor. Setelah selesai melakukan per-meeting-an, saya pun siap pulang. Kebetulan saat […]

Copywriter Banci; Kondektur Gila

Suatu waktu di suatu masa muda, di bis Mayasari Bakti 81 jurusan Kalideres – Depok. Seperti biasa, hari-hari kuliah saya selalu menyetop bis 81 di depan Untar. Saya masuk lewat pintu belakang. Saat berada di dalam, semua bangku sudah penuh. Saya pun berdiri di bagian belakang dekat pintu. […]

Copywriter Banci; Cewek Atau Cowok?

Cewek atau cowok? That’s the question!  Setelah potong rambut pendek beberapa minggu lalu, tidak ada lagi yang menebak-nebak, memanggil dan sejenisnya lagi saya perempua, mba, neng dan sebutan lainnya. Tetapi, rekor itu terpecahkan juga. Saat turun dari lantai lima, saya langsung menuju basement. Di depan lobi, saya menghentikan […]

Copywriter Banci; Ababil Gatal Gagal Horny!

Teman kantor mengajak pergi jalan-jalan ke puncak. Katanya mau menghirup udara segar. Sekalian juga teman saya mau belanja mata melihat neng-neng geulis bakar jagung sambil joget-joget. Setelah berputar-putar melampiskan hasrat teman saya melihat neng-neng geulis bakar jagung, kami semua santai-santai di parkiran Rindu Alam. Melihat pemandangan malam sambil […]