Skip to content
Advertisements

Category: copywriter banci

Copywriter Banci: Karyawan Bank Mandiri Heboh

Belakangan ini saya sering ke Plaza Bank Mandiri untuk bertemu client, presentasi materi kreatif atau menerima brief. Kebetulan, setelah prisen, saya kebelet kencing. Jadi, saya pamit ke temen-temen sekantor, mau ke toilet dulu. Saya buru-buru ke toilet yang ada logo untuk cowok, which is ada di kanan. Toilet cewek kan di sebelah kiri ya. Di dalam, seperti biasa ya, saya kencing berdiri. Pas keluar toilet, teman-teman saya heboh. Rupanya, ada bapak-bapak yang teriak heboh, nyuruh ke teman saya, ngasih tahu kalau toilet yang saya tuju itu toilet cowok, bukan toilet… Read more Copywriter Banci: Karyawan Bank Mandiri Heboh

Copywriter Banci; Toilet Senayan City

Kalau bosan dengan makanan di seputaran kantor, biasanya saya makan siang di Senayan City atau ITC Permata Hijau atau di Puri Indah. Catatan, kalau sudah gajihan ya. Hari itu, saya makan siang di Sensi, Itasuki. Sehabis makan, seperti biasa, karena makan kebanyakan kuah-kuahan dan minum teh, saya berniat pergi ke toilet. Ketika  dalam kondisi terburu-buru ingin ke toilet cowok, tiba-tiba ada suara ibu-ibu di belakang setengah berlari mengejar saya,”Mba! Mba! Mba salah masuk! Itu toilet cowok!” Saya terus berjalan tergesa-gesa masuk. Kemudian si ibunya menegur OB yang kebetulan sedang mengepel… Read more Copywriter Banci; Toilet Senayan City

Copywriter Banci; Kekhilafan Satpam Tea Addict

Siang itu, gerimis lucu menyalak di sekitaran Tea Addict. Parkiran cukup penuh, sehingga harus menggunakan jasa valet. Saya mematikan mesin, turun dan menyerahkan kunci ke satpam yang berjaga. “Terima kasih, pak.” ucapnya saya. “Sama-sama,” katanya sambil menyerahkan nomor. Setelah selesai melakukan per-meeting-an, saya pun siap pulang. Kebetulan saat itu teman saya, Dani, orang account ikut nebeng. Saya memberikan nomor ke satpam yang sama ketika adegan di awal saya memberikan kunci. “Terima kasih, pak.” ucap saya. Satpam itu tersenyum. Dia berlari ke jalanan sambil teriak,”Terus! Terusss!” Saya menyiapkan uang sepuluh ribu.… Read more Copywriter Banci; Kekhilafan Satpam Tea Addict

Copywriter Banci; Kondektur Gila

Suatu waktu di suatu masa muda, di bis Mayasari Bakti 81 jurusan Kalideres – Depok. Seperti biasa, hari-hari kuliah saya selalu menyetop bis 81 di depan Untar. Saya masuk lewat pintu belakang. Saat berada di dalam, semua bangku sudah penuh. Saya pun berdiri di bagian belakang dekat pintu. Supaya kalau turun lebih gampang dan cepat. Tiba-tiba terdengar teriakan kondektur dari arah depan ,”Neng! Neng! Maju! Jangan berdiri di belakang! Maju ke tengah!” Kondektur itu melambai-lambaikan tangannya. Dia melihat ke arah saya. Semua orang yang duduk di bagian belakang ikut-ikutan melihat… Read more Copywriter Banci; Kondektur Gila

Copywriter Banci; Cewek Atau Cowok?

Cewek atau cowok? That’s the question!  Setelah potong rambut pendek beberapa minggu lalu, tidak ada lagi yang menebak-nebak, memanggil dan sejenisnya lagi saya perempua, mba, neng dan sebutan lainnya. Tetapi, rekor itu terpecahkan juga. Saat turun dari lantai lima, saya langsung menuju basement. Di depan lobi, saya menghentikan mobil untuk parkir sejenak. Rencana sih mau buang air kecil. Tiba-tiba keluarlah dua orang cewek. Satu ibu-ibu, satu lagi cewek muda. Ibu-ibu itu menatap saya dari arah lobi. “Eh, itu cowok atau cewek sih ya?” dia bicara ke temannya. Sementara matanya terus… Read more Copywriter Banci; Cewek Atau Cowok?

Copywriter Banci; Ababil Gatal Gagal Horny!

Teman kantor mengajak pergi jalan-jalan ke puncak. Katanya mau menghirup udara segar. Sekalian juga teman saya mau belanja mata melihat neng-neng geulis bakar jagung sambil joget-joget. Setelah berputar-putar melampiskan hasrat teman saya melihat neng-neng geulis bakar jagung, kami semua santai-santai di parkiran Rindu Alam. Melihat pemandangan malam sambil menghangatkan tubuh dengan sebotol bir. Ngobrol ngalor ngidul. Ngobrolin kerjaan, ngobrolin mau pindah kemana, ngobrolin revisian tiada akhir. Sampai kami semua diam menikmati udara malam. Tibalah mobil karimun hitam. Dia parkir tepat di belakang saya. Isinya cowok ababil semua. Terdengar dari suaranya.… Read more Copywriter Banci; Ababil Gatal Gagal Horny!

Copywriter Banci; Satpam Siwer

  “Ih, masa laki-laki dipanggil mba sih!?” Begitu celetuk mertua ketika istri saya menceritakan penderitaan saya dipanggil mba. Mertua saya tidak percaya. Suatu waktu, saya jadi sopir keluarga istri jalan-jalan ke mall. Saat parkir ada satpam berteriak,”Terus bu! Terus! Terusss!” Padahal saya buka kaca lho. Dia masih berteriak juga,”Ya kanan bu! Kanan! Ya stop, buu!!” Sementara orang-orang di dalam mobil cekakak-cekikik nahan tawa. Malu bercampur kesel sama satpam siwer. Bahkan saat saya bilang,”Terima kasih, pak!” “Sama-sama, bu.” Satpamnya melongos pergi. Dia melihat saya dari jarak hanya semeter! Semeter!!! Masih berani… Read more Copywriter Banci; Satpam Siwer