Category: foto cerita

6haridiBali (15) Jajan Jalan di Kajane

  Ini masih soal Ubud. Kelamaan jalan-jalan di Ubud, jadinya banyak banget tulisan Ubud ini Ubud itu. Berasa norak jadinya. Hahaha! Tapi saya harus menulis supaya blog ini tidak kosong. Tsahh! Lagi pula, tulisan tentang Ubud akan berakhir di sini. Sorenya, saya akan meninggalkan Ubud untuk menuju Pura […]

6haridiBali (13) Makan Enak di Warung Enak

Sesuai namanya, Warung Enak, tentunya wajib menyajikan makanan enak. Kalau tidak menyajikan makanan enak, namanya wajib ganti jadi Warung Kucrud. Sampai di sini, setuju ya?:p Berhubung makanannya enak, namanya tetap saya sebut Warung Enak ya. Lokasinya masih di Ubud – Jalan Pengosekan. Kalau malam, suasananya pasti lebih romantis. […]

6haridiBali (12) Di Anomali Coffee, Malam Melelap

.alam kabir, kini, memintal kalam dari benang kelam menjadi secebir malam .kala itu ubud memeditasikan tubuhnya dari lelah jejak langkah para penjelalah .kontemplasi sunyi pohon dari cacakan matahari sehari, seraya melepaskan zat hidup terhirup .kehingarbingaran sepanjang jalan berganti ideologi seragam sepi .itulah ubud di malam hitam .namun ada […]

6haridiBali (11) Pantai Pandawa, Kesenangan Seluas Lautan

Saya bisa menuliskan senangnya ombak pertama kali dijahili matahari di berhalaman-halaman buku setebal dua ratus lima puluh depalan setengah.  Semisalnya saja, halaman depan dicoreti kalimat, “Kesenangan Seluas Lautan.”    Di halaman pertama akan saya tuliskan sepanjang perjalanannya,”Jalanan membelah angin. Langit tak bercacat. Aspal selicin otak-otak para bapak yang molor […]

6haridiBali (8) meranjang di Bliss Ubud

Saya merenggut sepenggal napas, dari wangi dupa-dupa, dari angin-angin menyiah bibir-bibir daun di penginapan sisi sawah, antara pepohonan di Bliss Ubud, saya disambut segelas senyum resepsionis yang tertuang menjadi lemon dingin. Selamat datang di Bliss Ubud, sapanya. Saya diantarkan menuju kamar nomor tiga lantai dua. Posisinya ada di […]

6haridiBali (8) sampai jumpa, lovina!

Setiap sudut Bali seakan menyimpan sekumpulan gairah. Gairah yang membuat orang-orang Bali untuk terus meritualkan diri. Gairah yang membuat para pelancong, saya, pun terus berkontemplasi, untuk menyempurnakan seisi hati. Berkontemplasi untuk mengisi ruang-ruang kosong dengan gelombang energi. Energi untuk terus menggerakan kaki menyusuri setiap sudut Bali. Saya tidak […]

6haridiBali (7) memamah biak ayam taliwang

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika jalan-jalan, yaitu memamah biak sampai membengkak. Enaknya makan apa ya? Hmmm…! Di Lovina ini tempat makan cukup banyak. Jangan takut kelaparan ya. Sepanjang Jalan Laviana atau pun Singaraja dan jalan-jalan lainnya banyak ditemukan tempat makan. Umumnya sih berbau ikan-ikanan. Harganya pun […]

Gunung Malang; Kesederhanaan Hangat

Banyak hal yang saya rindu ketika menyapa tanah di kaki Gunung Malang. Salah satunya, membiarkan tubuh disiksa udara dingin. Kulit disiram air seperti es. Berani? Dinginnya menyebalkan jika tidak terbiasa. Dingin yang membuat saya tetap terjaga. Dingin yang membuat saya mengingat banyak kejadian hidup. Kejadian yang tak bisa […]