Category: mimpi copywriter

mimpi copywriter (35) buaya raksasa

Sore-sore kehidupan saya dikejutkan dengan penemuan banyak buaya di danau. Di dasara danau, buaya-buaya itu membentuk sebuah komunitas buaya. Salah satu pemimpin komunitasnya tidak pernah muncul di setiap pertemuan. Dia diwakili dua buaya berkulit hitam dengan perawakan tegap dan wajahnya sangar. Menurut selentingan di sekitar danau, dua buaya […]

mimpi copywriter (34) resign

Entah kenapa, tiba-tiba saya memiliki emosi yang meledak-ledak dan tidak bisa dikendalikan. Sebagai akibatnya, saya mengajukan surat resign ke HRD. Sorenya, teman sekantor membawa saya ke tempat pesta. Katanya untuk mengadakan farewell party. Lintingan ganja dan minuman yang dilarang oleh agama pun berlimpah ruah. Masalahnya, tempat ferewell itu […]

mimpi copywriter (33) jantung mesin

Mengilukan! Itulah ekspresi pertama kali ketika saya sadar melihat diri sendiri. Saya terbaring di atas kasur bedah di ruangan yang serba putih. Dari pusar hingga dada, tubuh saya sudah terbelah. Semua isi perut dijembrengin, dijejerin rapih ke samping kiri dan kanan badan. Usus-usus seperti tambang-tambang merah dijemur rapih. […]

mimpi copywriter (32) alien awan

Jakarta sudah tidak aman lagi. Gunung purba yang selama ini mendiami kota sudah aktif. Abu panas mulai meletup-letup didorong angin kencang. Letupannya menyerupai gerakan ubur-ubur. Bentuknya seperti bulu domba ukuran raksasa. Bergumpal-gumpal, mulai dari putih hingga pekat hitam. Setiap kali menghembus, awan ini menyapu apa pun yang ada […]

mimpi copywriter (30) agama rotan

  Agamamu ya agamamu. Agamaku ya agamaku. Lain masalahnya jika sudah maksa memaksakan agama. Menyebalkan melihat perilaku orang-orang seperti ini. Kalau bisa, saya musnahkanlah dari muka bumi. Kenapa sebegitu sebalnya? Saya sedang berdoa bersama teman saya di bawah pohon rindang. Saat sedang khusuk berdoa, datanglah dua orang membawa […]

mimpi copywriter (29) ares & nai

    Saya dan Alia janjian bertemu di tempat yang setingannya mirip Anomalicoffee. Kami berdua duduk di bangku bagian luar kafe. Alia menyodorkan pesanan  VCO (Virgin Coconut Oil) yang saya pesan beberapa waktu lalu. “Ares mana?” tanyanya. “Ares?” saya nanya balik. “Lho? Bukannya Ares mau cerita mimpinya ya?” […]