Tag: air

imajinasi; sibuk bertani

Lama tidak blogging. Saya sibuk bertani. Sibuk menanam padi. Sibuk menanam brokoli. Sibuk menanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan dan mengurusin puluhan hektar tanah di perbukitan di kaki Gunung Gede – Pangrango. Saya sibuk bangun pagi, pergi ke ladang, mengurus tanaman dari hektar ke hektar. Sibuk duduk di depan […]

samsung project (25) mencapai kedamaian pikiran

Jakarta semakin menggila. Jalanan sudah bisa dibilang belantara rimba, kota tanpa tata aturan. Siapa pun boleh menyerobot siapa. Kalau sudah begini, perut kenyang pun tidak akan membantu. Namun mungkin asupan nutrisi untuk pikiran merupakan pilihan terbaik, agar seberantakan apa pun jalanan Jakarta, jika pikiran diberikan makanan serupa kedamaian, […]

selamat ulang bulan ke 10 mas bro!

Pertama kali mengajak SI BOLANG ANAK KOTA, Virgillyan Ranting Areythuza, di hari ulang bulan yang ke 10 pergi ke pantai. Meskipun bukan pantai berpasir putih dan berair biru, namun sepertinya cukup membuatnya bahagia sampai over dosis. Padahal niatnya juga, akan mencelupkan dirinya pertama kali ke laut itu maunya […]

Si Bolang Anak Kota

Dia doyan berada di udara dingin. Dia doyan bermain. Dia doyan mencoba hal baru. Dia doyan mencelupkan kakinya ke air dingin di sungai kaki Gunung Malang. Dia heboh melihat aliran sungai. Dia heboh mendengar pancuran. Dia heboh mendengar gejolak air terjun. Dia heboh melangkahkan kakinya di atas rumput. […]

perasaaan kehausan pantai

amed.bali.indonesiaSalah satu tempat di Bali yang selalu ingin saya kunjungi kembali dan kembali. Selain masih sepi, juga tidak banyak alay nyampah di tempat ini. Kebanyakan pengunjung adalah turis asing yang memiliki kecenderungan lebih peduli lingkungan. Semoga batu-batunya tetap begini, lautnya tetap bersih dan ombaknya tetap santai. Jadi, kapan […]

Yang Keparat! Yang Keparat!

โ€œKeparat, sir! Keparat!โ€ Begitu canda sahabat saya ketika ia menirukan celetukan pemilik perahu atau pemandu wisata menawarkan jasa mengantarkan turis asing ke Gua Parat. Saya diajak Mang Rasyid ke Gua Parat. Sambil berjalan menuju gua, Mang Rasyid terus bercerita. Sesampainya di mulut gua, saya melihat dua makam. Satu […]