Tag: dongeng sebelum tidur

Dongeng (39) Halimah dan Goa Gawir

          “Masih ingat Halimah kan? Perempuan penyembah hujan? Anak Pak Endang. Gadis tomboy, liar dengan kulit seputih kabut pagi di atas situ tengah hutan. Badannya lebih bongsor dari gadis seumurannya. Payudara lebih besar dari gadis seumurannya. Gaulnya pun lebih sering dengan anak laki-laki ketimbang anak perempuan di kaki […]

Dongeng (38) Mencari Rumput

Sekarang, malam ini, aku mau dongengin soal rumput ya.        “Kamu tahu, kan? Ting? Rumput?” Ranting diam saja. Ia hanya melirik ke arahku, kemudian menarik ujung jari-jariku. Ia menggenggamnya. Memainkannya dengan ujung jempol. Sesekali terasa kukunya menekan ujung jari. Ia memang suka iseng. Kadang suka mencubit kecil-kecil, namun […]

Dongeng (37) Si Unyil

Malam ini aku akan dongengin soal Si Unyil ya. Tapi bukan tentang Si Unyilnya sih. Ini tentang bagaimana susahnya mau nonton Si Unyil. Bertepatan juga dengan hari di mana Pak Raden meninggal. Sekalian mengenang serunya hidup di jaman dulu.             “Kamu sudah siap dengerin dongeng, Ting?” Ranting sudah […]

Dongeng (35) Perang di kaki Gunung Malang

Malam ini, Ranting dan Tala sudah siap kembali mendengarkan dongeng sebelum tidur. Sesuai janji, saya akan mendongengkan tentang serunya PERANG DI KAKI GUNUNG MALANG. “Sudah siap semuanya?” Ranting sudah rebahan di lengan saya dan Tala alias Madre-nya Ranting sudah menyelimutkan dirinya. Sepertinya semua sudah siap. Di kaki Gunung […]

Dongeng (33) Marasi Buah Ajaib!

Sudah lama tidak menulis Dongeng Sebelum Tidur. Sekarang, pendengar DST ada dua. Ranting dan Tala aka anak dan emak. Biasanya juga, kebanyakan, rata-rata, dongengnya belum kelar, dua-duanya udah molor duluan. Sebelum memulai dongeng, saya memutar aura hutan hujan, kicauan burung dan gemiricik air di sungai.       “Ranting sudah […]

Dongeng (31) HAPHAP

Keseruan apa lagi yang pernah saya jalani ketika hidup dalam kegelapan tanpa listrik di kaki Gunung Malang? Mengejar HAPHAP! HAPHAP? Apaan itu? Kalau kalian pernah mendengar Cekiber, ya itulah nama lainnya. Nama dalam bahasa Sunda, tepatnya. HAPHAP binatang serupa cicak atau minibunglon. Hidupnya di pohon. Makanannya serangga. Dia […]

Dongeng (31) Persembunyian

Malam semakin meluluhkan tubuh gelapnya kepada kabut-kabut tipis di bawah bulan. Cahaya halusnya menembus celah tenda di atas perbukitan, tempat kami berdua berkemping. Suara malam serentak memenuhi ruang-ruang kosong di perbukitan. Suasana hening terisi oleh serangga malam. Angin terus meniupkan aroma malam. Dingin membelit kulit. Malam ini saya […]

Dongeng (30) Cahaya Sejuta Purnama – Dua

“Malam ini aku mau lanjutin cerita tentang Cahaya Sejuta Purnama ya.” “Aku siapppp!” “Goooddd!” Cahaya purnama di kaki Gunung Malang mulai terang di atas jam 8 malam. Dengan catatan, langitnya cerah. Tidak ada awan sama sekali. Jika semuanya sudah pasti cerah, anak-anak akan berhamburan keluar rumah. Kalau sudah […]