Tag: gunung malang

Dongeng (31) HAPHAP

Keseruan apa lagi yang pernah saya jalani ketika hidup dalam kegelapan tanpa listrik di kaki Gunung Malang? Mengejar HAPHAP! HAPHAP? Apaan itu? Kalau kalian pernah mendengar Cekiber, ya itulah nama lainnya. Nama dalam bahasa Sunda, tepatnya. HAPHAP binatang serupa cicak atau minibunglon. Hidupnya di pohon. Makanannya serangga. Dia […]

Bermain Undur-Undur

Siapa yang pernah melihat bentuk kawah beginian di tanah? Anak kampung atau anak jaman jebot atau anak yang rumah orang tuanya masih berbentuk panggung dan tanah di sekelilingnya, pasti pernah melihat bentuk beginian. Yang pasti, bentuk beginian tidak akan ditemukan di perumahan-perumahan kota Jakarta. Bahkan, mungkin, di perkampungan […]

samsung project (20) dijejali kabut pagi

Satu hal yang saya suka dari sebuah KAMPUNG HALAMAN semacam kaki Gunung Malang, yaitu pagi yang selalu berselimutkan kabut. Bahkan gambar diambil menggunakan Samsung Galaxy Note jadul pun, rasanya, pemandangan ini, dengan kabut tebalnya, terasa menampar wajah. Dingin menggigil dan membuat pernapasan bebas udara demek. Enaknya punya kampung […]

Dongeng (30) Cahaya Sejuta Purnama – Dua

“Malam ini aku mau lanjutin cerita tentang Cahaya Sejuta Purnama ya.” “Aku siapppp!” “Goooddd!” Cahaya purnama di kaki Gunung Malang mulai terang di atas jam 8 malam. Dengan catatan, langitnya cerah. Tidak ada awan sama sekali. Jika semuanya sudah pasti cerah, anak-anak akan berhamburan keluar rumah. Kalau sudah […]

Dongeng (28) Halimah Penyembah Hujan

       “Akan ada dongeng apa malam ini?” Tanya Tala.     “Tadi sore aku memotret anak-anak kecil hujan-hujanan di depan rumah. Jadi, malam ini dongengnya akan ada hubungannya dengan hujan, dan anak kecil.”      “Asiikkk!”      “Siap siap dengarin yak!”      “Siap bosss!”      “Tapi tunggu sebentar ya, […]

Dongeng (25) Puncak Bungah

     “Mau dengerin dongeng nggak malem ini?” tanya saya. Kali ini saya yang bersemangat.      “Mauuu!” jawabnya.      “Tapi ini bakalan bersambung. Nggak bakalan habis semalem.”      “Ya udah, nggak apa-apa.”      “Baiklah. Siap-siap ya.” Konon, ada seorang kaya Jakarta, Sabdono namanya, membuka lahan di atas bukit di […]