Tag: gunung malang

Kopi di Kaki Gunung Malang

Perbukitan di kaki Gunung Malang. Tempat saya bermain di masa lalu. Nyaris setiap malam, sebelum tidur, saya mendongengkan sebuah dongeng. Perlahan dan pelan, saya membawa pacar saya, Tala, ke tempat dongeng itu terjadi, di kaki Gunung Malang. Beberapa bulan lalu, saya mendongengkannya KOPI dan NENEK. Sekarang, saya membawanya […]

Dongeng (18) Babi vs Petani

    “Malam ini aku ada dongeng seru.”     “Oh ya?”     “Dongeng apa?”     “Ini soal babi sama petani tapinya.”     “Siap dengeriinnn!” ucapnya segirang  pada malam-malam sebelumnya. Di kaki Gunung Malang, sekarang, kata penduduk, babi-babi semakin melunjak parah. Mereka sudah tidak takut manusia. Malah sebaliknya. Manusia takut […]

Gunung Malang; Kesederhanaan Hangat

Banyak hal yang saya rindu ketika menyapa tanah di kaki Gunung Malang. Salah satunya, membiarkan tubuh disiksa udara dingin. Kulit disiram air seperti es. Berani? Dinginnya menyebalkan jika tidak terbiasa. Dingin yang membuat saya tetap terjaga. Dingin yang membuat saya mengingat banyak kejadian hidup. Kejadian yang tak bisa […]

Dongeng (17) Berburu Kunang Kunang

Jaman beheula sekali, ketika nenek menjanjikan saya sebuah dongeng sebelum tidur semalam lalunya, saya selalu menagih di malam berikutnya. Ia suka pura-pura melupakan diri, bahwa malam itu ia harus mendongeng. Lain halnya dengan nenek, saya tidak berpura-pura lupa soal janji mendongengkan sebelum tidur tentang kunang-kunang di kaki Gunung […]

Gunung Malang; Memanen Bebintangan

Aku masih ingat. Saat kecil. Jika keluar pada malam hari, aku bisa melihat ratusan kunang-kunang berpendar. Melayang-layang. Di atas sawah. Di atas perkebunan teh. Di antara pepohonan cengkeh. Di celah-celah pohon kopi. Di halaman rumah. Di atas kolam ikan. Di atap rumah. Banyak! Ratusan. Tak terhitung. Nanti akan […]

Dongeng (16) Cinta mati 2

Suara petir di balik jendela sedang berlebihan. Bayangan kilat-kilat menerobos dari celah kaca nako. Malam ini, malam paling pas untuk mendongengkan tentang CINTA MATI, yang sempat tertunda, karena Tala si pendengar dongeng tidak berani mendengarkan dongeng serem. Malam ini dia siap mendengarkan dongeng serem.     “Sudah siap?”     […]

Dongeng (15) Cinta mati

    “Malam ini akan ada dongeng apa?”     “Dongeng apa ya?”     “Masih banyak kan dongeng kamu?”     “Banyak banget!”     “Dongengin aku soal masa kecil kamu lagi dong.”     “Bagian yang mana?”     “Yang mana aja.”     “Yang serem? Mau?”     “Ah, yang kemaren-kemaren nggak serem.”     […]

Dongeng (12) Dora

Aceh Gayo sudah dituang ke dalam cangkir kecil dari Moka Pot yang masih panas. Wanginya memenuhi kamar. Konon, Aceh Gayo ini mengandung serbukan ganja. Jadi saya berharap di tengah-tengah pendongengan, mata terlelap lebih awal. Semoga saja kadar ganja di Aceh Gayo ini melebih kadar aman. Selain sensasi pahit, […]

Dongeng (11) Hantu Caruluk

Mau dongeng apa malam ini? Begitu tanya pacar saya. Saya bingung. Dongeng apa ya kira-kira enaknya. Kamu mau dongeng apa malam ini? Seru, serem, tegang atau sedih?     “Oh, ada dongeng sedih juga?”     “Ada.”     “Aku nggak mau dongeng sedih ah.”     “Tapi suatu saat, bagian sedih […]